Pengenalan CAS:312924-93-9|3,7-Dibromo-10-heksilfenotiazin
3, 7-dibromo-10-heksil fenotiazin adalah senyawa organik dengan rumus C14H18Br2S. Strukturnya mengandung cincin fenotiazin dan digantikan oleh atom brom pada posisi 3 dan 7 cincin fenotiazin, sedangkan gugus heksil (C6H13-) terikat pada posisi 10.
Senyawa ini mungkin mempunyai beberapa aplikasi potensial dalam bidang sintesis organik dan ilmu material:
Ilmu material: Karena mengandung cincin fenotiazin dan gugus heksil, senyawa ini dapat digunakan dalam bidang ilmu material, misalnya sebagai penanda fluoresen, prekursor bahan semikonduktor organik, atau komponen bahan kristal cair.
Spesifikasi CAS:312924-93-9|3,7-Dibromo-10-heksilfenotiazin
|
ITEM |
SPESIFIKASI |
|
Kemurnian |
98% |
|
Titik leleh |
56 derajat |
|
Warna |
Putih hingga kuning muda hingga oranye muda |
|
Membentuk |
kristal bubuk |
Penerapan Penelitian CAS:312924-93-9|3,7-Dibromo-10-heksilfenotiazin
Sintesis dan Sifat Elektronik
3,7-Turunan diaminophenothiazine, termasuk 3,7-dibromo-10-hexylphenothiazine, disintesis melalui kopling Buchwald-Hartwig dan menampilkan konstanta pembentukan semikuinon yang luar biasa dan dua oksidasi reversibel pada potensial rendah. Struktur elektroniknya dieksplorasi melalui komputasi DFT, yang menunjukkan potensinya dalam aplikasi elektronik (Pereteanu & Müller, 2013).
Sifat Fotofisika dan Elektrokimia
Turunan fenotiazin, termasuk 3,7-dibromo-10-hexylphenothiazine, digunakan untuk membuat molekul donor-akseptor terkonjugasi baru dengan karakteristik transfer muatan yang ditingkatkan. Molekul-molekul ini berharga dalam aplikasi dioda pemancar cahaya organik (OLED) karena kemampuannya untuk menyempurnakan tingkat energi LUMO tanpa mempengaruhi tingkat energi HOMO secara signifikan (Zhang et al., 2007).
Properti Fotovoltaik
Kopolimer terkonjugasi yang berasal dari fenotiazin, termasuk 3,7-dibromo-10-hexylphenothiazine, menunjukkan sifat fotovoltaik yang menjanjikan. Polimer ini menunjukkan stabilitas termal yang baik dan emisi cahaya biru-hijau yang efisien, cocok untuk aplikasi sel surya polimer (Tang et al., 2007).
Studi Mekanisme Brominasi
Studi tentang brominasi 10-fenotiazin tersubstitusi, seperti 3,7-dibromo-10-hexylphenothiazine, memberikan wawasan tentang mekanisme substitusi aromatik elektrofilik. Studi-studi ini sangat penting untuk memahami perilaku kimia dan potensi penerapan senyawa ini di berbagai bidang (Chiou et al., 1976).
Polimer dan Semikonduktor Terkonjugasi
Polimer terkonjugasi berbasis fenotiazin menunjukkan potensi sebagai bahan pengangkut lubang pada perangkat elektronik karena potensi ionisasinya yang menguntungkan dan fotoluminesensi biru kehijauan. Hal ini menjadikan mereka kandidat yang baik untuk aplikasi dalam perangkat electroluminescent dan semikonduktor lainnya (Kong et al., 2003).



Tag populer: cas:312924-93-9|3,7-dibromo-10-hexylphenothiazine, Cina cas:312924-93-9|3,7-dibromo-10-produsen hexylphenothiazine, pabrik












