Pengenalan CAS:137-29-1|Tembaga(II) Dimetilditiokarbamat
Terutama digunakan dalam pembuatan kawat, produk industri, produk ekstrusi pita, dll.
Bahan vulkanisir cepat, dengan sedikit pewarnaan karet, cocok untuk sistem NR, SBR, NBR, IIR dan EPDM, terutama untuk sistem SBR, IIR dan EPDM. Efisiensi vulkanisasi lebih baik daripada TT dan PX.
Spesifikasi CAS:137-29-1|Tembaga(II) Dimetilditiokarbamat
|
ITEM |
SPESIFIKASI |
|
Titik leleh |
260 derajat |
|
Titik didih |
415,51 derajat (perkiraan) |
|
Kepadatan |
1,75 gram/cm3 |
|
Membentuk |
bubuk menjadi kristal |
|
Warna |
Oranye hingga Kuning hingga Merah tua |
Penerapan Penelitian CAS:137-29-1|Tembaga(II) Dimetilditiokarbamat
Aplikasi Antimikroba: Turunan dari N,N-dimethyldithiocarbamate, termasuk tembaga dimethyldithiocarbamate, menunjukkan potensi sebagai antimikroba yang bergantung pada tembaga terhadap patogen seperti Streptococcus pneumoniae. Senyawa ini menawarkan strategi baru untuk memerangi resistensi antimikroba dan penyakit yang disebabkan oleh strain yang resistan terhadap vaksin (Menghani et al., 2022).
Studi Toksikologi: Toksisitas tembaga dimetildithiocarbamate dan akumulasinya di hipokampus tikus Long-Evans telah dipelajari. Penelitian ini sangat penting dalam memahami potensi dampak kesehatan dan lingkungan dari senyawa ini sebagai abahan pengawet kayu alternatif pengganti arsenat tembaga terkrom (Scharf & Trombetta, 2007).
Modifikasi Polimer: Tembaga N,N-dimetilditiokarbamat membantu mengendalikan reaksi lelehan selama pembuatan polipropilen bercabang rantai panjang. Penerapan ini penting dalam ilmu polimer, khususnya dalam meningkatkan efisiensi pembentukan struktur polimer bercabang (Zhang et al., 2010).
Koefisien Partisi Cair-Cair: Studi tentang koefisien partisi asam dimetilditiokarbamat dan khelat tembaga(II) dalam berbagai pelarut memberikan wawasan tentang perilakunya dalam lingkungan kimia yang berbeda. Penelitian ini bermanfaat dalam memahami distribusi dan perilaku senyawa tersebut dalam berbagai sistem (Imura et al., 1986).
Aktivitas Fungisida: Tembaga dimetildithiocarbamate telah dipelajari karena sifat fungisidanya terhadap berbagai patogen. Penelitian ini sangat penting dalam bidang pertanian dan ilmu pangan untuk mengembangkan fungisida yang efektif (Pianka et al., 1966).



Tag populer: cas:137-29-1|tembaga(ii) dimetilditiokarbamat, Tiongkok cas:137-29-1|produsen tembaga(ii) dimetilditiokarbamat, pabrik











